Skip to main content

me + Him ♡

Thank you, Jesus. Renungan 2 hari belakangan ini tepat sekali dengan apa yang aku alami. I feel so tired with all of these. Never ending task, belum lagi aku masih harus menyesuaikan diri dengan job desc baru. Awalnya I always noted to myself, "pasti bisa sambil menyelam minum air (it means : penyesuaian dengan job desc baru + mengurusi pekerjaan pendingan yang tidak di handover yang harus segera diselesaikan)." Berminggu-minggu aku masih berusaha melakukan keduanya, berusaha untuk tidak mengecewakan pihak-pihak terkait. Tapi seringkali dalam menjalani proses tsb, aku selalu mengeluh, lelah, jenuh tapi aku masih terus setia melakukannya untuk berusaha memberikan yang terbaik. Puncaknyaaaaaa tepat hari Rabu 17 Dec 2014 kemarin, aku benar-benar bisa menyampaikan kelelahanku mengerjakan pekerjaan pendingan tsb ke salah satu pihak internal terkait, aku lihat dari ekspresinya sih dia terlihat shock, mungkin dia ga nyangka aku yang lemah bisa berkata kaya gitu atau mungkin pemikirannya sudah sampai pada "gila ini orang ga sopan banget sampai bilang kaya gini." Hahahahaha engga tau kenapa, hari itu aku uda benar-benar ga peduli orang mau bilang apa karena merekapun gatau apa yang aku rasa, apa yang aku alami, apa yang udah aku lalui. Setelahnya, malam selesai pulang kerja, aku sampai merenung sendiri (/❛o❛\) "omg Jesus, aku benar-benar ga sanggup nihh. Aku lemah. Aku lelah. Aku berasa aku dipindahin untuk "bantu" staff senior di bagian costingpun seperti tidak berguna karena waktuku banyak tersita mengurusi pendingan tsb. Aku sedih karena ga bisa bantu banyak. Aku juga merasa bersalah karena akibat pikiran yang ga fokus dimana aku cuma bantu sebagaian kecil di costing, aku harus kembali menyelesaikan pendingan. Fokusku terbagi." Mungkin menurut orang lain sepele, tapi menurut aku yang baru mulai beradaptasi dengan job desc baru tentu hal "sepele" tsb sangat mengganggu aku. Makanya hari itu ketika aku speak-up ke pihak tsb aku benar-benar cuma bisa bersandar sama Jesus. Aku berserah jika memang aku sudah gagal dalam mempertanggungjawabkan pekerjaanku. 

Ketika jam makan siang di hari kamis 18 Dec 2014 setelah sekian lama aku tidak membuka salah satu web renungan, dalam web tsb kutipan ayat untuk hari itu adalah 2 Korintus 12:9 dimana ayat tsb adalah ayat yang aku pasang di dp bbm aku pada pagi hari itu. Wow sesuatu kebetulan yang benar-benar cucok. Hahahhaa sampai speechless. 

Tepat pada hari jumat 19 Dec 2014 pk 23.19 aku mendapat email dari salah satu pemberi renungan via email, isi renungan tsb mirip dengan apa yang aku alami tentang lelah dan merasa putus asa karena sudah bejuang tetapi masih belum bisa memindahkan batu besar tsb (attached). 

Wow aku speechless lagi nih selain karena sesuai dengan suasana hati, percakapan keduanya sangat menyentuh hatiku.


***** Berbulan-bulan pria itu terus mendorong, tak sedikit pun batu itu bergeser. Lelah dan putus asa, pria itu protes, "Tuhan, aku sudah menggunakan segenap kekuatanku, tapi lihat, batu ini tak juga bergeser. Mengapa aku gagal?" Tuhan menjawab, "Anak-Ku, Aku hanya menyuruhmu mendorong batu itu dan bukan memindahkannya. Sekarang engkau mengira dirimu telah gagal. Tetapi, lihatlah sekarang dirimu. Lengan dan otot-ototmu menjadi kuat. Engkau memang tidak dapat memindahkan batu itu karena Aku memanggilmu untuk taat melakukan kehendak-Ku, dan untuk membuktikan imanmu. Yang akan memindahkan batu itu adalah Aku sendiri!" *****

Jesus besertaku, Dia adalah pribadi yang sungguh mengasihiku. Dia memberkatiku dengan cara yang luar biasa, dengan cara yang tak mampu ku selami dengan segala keterbatasanku ♡

me vs Him ? No no no ✖
It should be like this : me + Him ❤

Comments

Popular Posts

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil ❤

Hey hey :) 

Tonight, I want to tell you about one song that He use to remind me. Whoaaaa lagi-lagi Dia menggunakan lagu ini untuk menguatkanku. Thank you, Jesus ❤
So, ini lagu yang liriknya super istimewa hihihi.
BagiTuhantak ada yang mustahil (by Sari Simorangkir) ku yakin saat Kau berfirman
ku menang saat Kau bertindak
hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu ku aman karna Kau menjaga
ku kuat karna Kau menopang
hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu Reff :
bagi Tuhan tak ada yang mustahil
bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
mujizatNya disediakan bagiku
ku diangkat dan dipulihkanNya ku yakin saat Kau berfirman
ku menang saat Kau bertindak
hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu ku aman karna Kau menjaga
ku kuat karna Kau menopang
hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu BacktoReff
Entah udah berapa kali, aku rapuh, lelah dan rasanya ingin menyerah namun Jesus selalu menguatkan aku. Yup! Dia selalu mengingatkan aku bahwa aku ga bisa hanya mengandalkan kekuatanku sendiri. Saat ini, aku merasa bah…

Cara Tuhan Menenangkanku

Hey hey hey 😆
Hari ini aku mau sharing tentang cara ajaib Tuhan menenangkanku. Ini sungguh-sungguh terjadi. Aku aja masih amazed. Begitu banyak cara Tuhan untuk berkomunikasi sama kita, melalui beragam cara. Bahkan aku percaya demi menjadi alatNya untuk menebar kesaksian tentang betapa Tuhan sungguh baik, Tuhan mengizinkanku mengalami setiap peristiwa dan juga menolong dengan cara yang ajaib. Tuhan pakai aku untuk memberitakan kesaksian di hidupku. Aku tau Tuhan menaruh kerinduan ini di hatiku untuk selalu menyampaikan tentangNya melalui hobby menulisku. Jujur, awal nya aku kesulitan untuk menulis di blog dengan thema yang aku pilih ini karena aku mau tulisanku murni karyaku. Mungkin yang mengalami langsung bukan aku saja melainkan orang-orang terdekatku yang penting hasil tulisanku selalu murni tulisanku sendiri. Tuhan selalu tau aku memang kesulitan cari topik untuk keperluan menulisku banyak sih sebenar nya dan semua berujung di draft yang belum aku selesaikan wkwkwk tapi Tuhan l…

Hidup Kudus :)

Hello ! super long time no see. tonight, i feel like i have to share about something which is so important to you all people out there *banyak gaya* hahahaha.
hmmmm, tadi *barusan tepatnya* aku googling tentang renungan harian kristen dan i got this message tentang betapa pentingnya kita menjaga arti sebuah "kepercayaan", betapa sangat berharganya arti kepercayaan yang diberikan orang lain kepada kita dan masalahnya adalah betapa sulit kita mempercayai orang sekarang ini. bahkan ibaratnya, jauh lebih susah mencari orang yang bisa dipercaya daripada mencari orang yang tidak bisa dipercaya. mencari orang yang bisa dipercaya sama sulitnya dengan menjaga kepercayaan itu sendiri.
I think, kepercayaan itu sama dengan kekudusan, sesuatu yang sangat sakral. kepercayaan menjadi layaknya barang langka. oleh karena itu, kehadirannya sangat berharga.
kepercayaan = kekudusan. what the mean ? 

Jika berbicara tentang kekudusan, tentu yang terlintas dipikiran kita adalah &quo…