Skip to main content

Terimakasih cici sudah mengingatkan

Hari ini super duper bete karena satu orang. Whooooa she is ruined my mood :( feel like I wanna banting-banting barang trus dorong itu orang sampai jatuh. Aaaaarrrrggghh ! tapi aku sadar sih, orang itu ga akan ngomong kaya gitu kalo sikap aku ga kaya gini :( iya, semua ini salah aku :(

Ceritanya di kantor, aku lagi nothing to do karena emang lagi ga sibuk and closing juga baru aja berlalu. Nah, that's why aku main hp mulu-mulu kerjaannya. Aku menganggap hal tsb adalah wajar karena aku memang sedang "tidak ada kerjaan", sedang tidak ada sesuatu yang urgent yang harus aku selsaikan. Aku merasa tidak salah dan itu sah-sah saja aku lakukan toh memang tanggung jawab pekerjaan aku sudah aku penuhi. So, saat nya santai-santai. Iya, itu yang aku pikirkan.

Di tengah keasyikkan aku yang lagi main game di hp, aku jadi "asyik sendiri." Aku ga fokus terhadap sekeliling tetapi aku fokus hanya dengan hp-ku saja. Tanpa sadar, aku "nunduk terus" karena kan aku lagi asyik main game :( dan tanpa aku sadari juga, layar komputerku hanya menampilkan screensaver saja :(

In the other side....

Ada satu cici yang mungkin saat itu sedang sibuk mengurusi/mencari file (di filing cabinet) sehingga menyebabkan dia mondar-mandir di sekitar meja kerjaku. Kembali, tanpa aku sadari.... "dia yang notabene sedang sibuk itu mulai menyadari bahwa aku sedang santai" dan "dia juga notice bahwa layar komputerku sudah berganti desktop dan screensaver" yang itu artinya  aku tidak bekerja, aku gabut, aku santai-santai sedangkan orang lain bekerja.

Lalu tiba-tiba.....

Dengan kondisi yang bisa kalian lihat (seperti gambar di bawah), cici itu "menegurku" dengan suaranya yang cukup besar dan dengan kondisi pintu ruangan Direktur terbuka. Entah ibu Direktur itu mendengar atau tidak, tapi yang pasti saat itu suasana kantor memang sedang hening. Cici itu berkata, "Ria, mendingan kamu pulang aja daripada layar komputernya mati gitu tuh cuma desktop doang. Kalo aku jadi kamu sih aku pulang aja." Coba bayangkan, situasi lagi hening tiba-tiba ada yang berkata seperti itu dengan suara keras pula :(

Saat cici itu berkata demikian, aku refleks memang langsung menengok ke arah sumber suara berasal. Lalu, aku mendadak sebal karena dia menegurku di tempat umum dengan suara keras dan dia seolah mempermalukan aku dengan "tingkah kekanakkan nya itu." Iya, aku men-judge dia.

Aku benar-benar bete saat itu, bete banget sampai sedih :( Aku benar-benar merasa seperti telah melakukan kesalahan fatal sampai ada orang yang menegur aku kaya gitu. Apa sebegitu salahnya aku main game di kantor saat aku sedang tidak ada kerjaan ? Apa sebegitu salahnya aku saat terlalu fokus dengan main game when I have nothing to do list ? Aku sampai berkata bahwa, ”aku ga respek lagi sama cici itu. Sama sekali ga lucu, kalau dia itu becanda menurutku itu keterlaluan, dia ga tau tempat.” Aku sebaris memang bertiga (seperti di gambar), tapi pada saat itu, aku sedang sendiri di barisan itu sementara 2 orang disebelah aku sedang tidak di tempat and lucky them, layar komputer mereka memang tidak mati, hanya komputer aku aja yang layarnya mati. After that, setelah mereka berdua kembali ke tempat mereka (teman duduk sebaris aku), aku cerita tentang kejadian tadi and dia mengingatkan aku, “iya sih cici itu keterlaluan ngomongnya tapi dia emang suka gitu pas yang aku juga, maklumin aja.” Tapi tetap aja, aku masih sebal atas kejadian tadi sore :( sampai aku pulang, aku masih merasa “gamau respek lagi sama cici itu.”

Setelah aku merasa sebal dan mengatakan bahwa aku gamau respek lagi sama cici itu, aku sampai sedih karena merasa dia mempermalukan aku and yang lebih parah lagi, aku sampai berfikir bahwa aku mau tulis di path sebagai bentuk “sikap bete” aku sama tindakan cici itu, so aku berencana mau nulis di path betapa aku sebal ada orang yang “sok comment gitu” Praise God, suddenly aku seakan sadar bahwa tindakan aku juga ga seharusnya seperti itu, ga seharusnya aku merespon tindakan cici itu dengan sikap yang menurutku juga “kekanak-kanakkan.” 

When I wanna update status on path, dari yang tadinya mau bilang “bete sama orang yang bla bla bla…” jadinya aku update dengan kata-kata yang positif kok plus aku tambahkan hashtag #todaylesson :) Satu kebanggaan tersendiri buat aku bahwa aku mampu mengontrol emosiku dengan cukup baik. Aku mampu memberi ruang bagi logika untuk mengontrolku, aku mampu mengedepankan maunya Tuhan. Yes yes yes!

Kejadian hari ini menyadarkanku, bahwa dalam hidup tentu akan ada orang yang seperti cici itu, yang akan mengomentarimu, menegurmu, bahkan membuatmu merasa dipermalukan oleh sikapnya tetapi dibalik semua itu ada pelajaran yang akan kita petik. Pasti ada maksud positif dari tindakan cici itu. Yup! I got the point! I got new lesson today. Terimakasih cici sudah mengingatkan aku :) I know, Jesus using you to remind me about this lesson.

Satu pesan moral yang bisa aku sharing atas kejadian hari ini.... “Dalam hidup kita harus berani tegakkan kepala liat ke depan even ga tau apa yang harus dilakukan, bukan nya malah nunduk” :P *cheers*


Comments

Popular Posts

Bagi Tuhan tak ada yang mustahil ❤

Hey hey :) 

Tonight, I want to tell you about one song that He use to remind me. Whoaaaa lagi-lagi Dia menggunakan lagu ini untuk menguatkanku. Thank you, Jesus ❤
So, ini lagu yang liriknya super istimewa hihihi.
BagiTuhantak ada yang mustahil (by Sari Simorangkir) ku yakin saat Kau berfirman
ku menang saat Kau bertindak
hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu ku aman karna Kau menjaga
ku kuat karna Kau menopang
hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu Reff :
bagi Tuhan tak ada yang mustahil
bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
mujizatNya disediakan bagiku
ku diangkat dan dipulihkanNya ku yakin saat Kau berfirman
ku menang saat Kau bertindak
hidupku hanya ditentukan oleh perkataanMu ku aman karna Kau menjaga
ku kuat karna Kau menopang
hidupku hanya ditentukan oleh kuasaMu BacktoReff
Entah udah berapa kali, aku rapuh, lelah dan rasanya ingin menyerah namun Jesus selalu menguatkan aku. Yup! Dia selalu mengingatkan aku bahwa aku ga bisa hanya mengandalkan kekuatanku sendiri. Saat ini, aku merasa bah…

Cara Tuhan Menenangkanku

Hey hey hey 😆
Hari ini aku mau sharing tentang cara ajaib Tuhan menenangkanku. Ini sungguh-sungguh terjadi. Aku aja masih amazed. Begitu banyak cara Tuhan untuk berkomunikasi sama kita, melalui beragam cara. Bahkan aku percaya demi menjadi alatNya untuk menebar kesaksian tentang betapa Tuhan sungguh baik, Tuhan mengizinkanku mengalami setiap peristiwa dan juga menolong dengan cara yang ajaib. Tuhan pakai aku untuk memberitakan kesaksian di hidupku. Aku tau Tuhan menaruh kerinduan ini di hatiku untuk selalu menyampaikan tentangNya melalui hobby menulisku. Jujur, awal nya aku kesulitan untuk menulis di blog dengan thema yang aku pilih ini karena aku mau tulisanku murni karyaku. Mungkin yang mengalami langsung bukan aku saja melainkan orang-orang terdekatku yang penting hasil tulisanku selalu murni tulisanku sendiri. Tuhan selalu tau aku memang kesulitan cari topik untuk keperluan menulisku banyak sih sebenar nya dan semua berujung di draft yang belum aku selesaikan wkwkwk tapi Tuhan l…

Hidup Kudus :)

Hello ! super long time no see. tonight, i feel like i have to share about something which is so important to you all people out there *banyak gaya* hahahaha.
hmmmm, tadi *barusan tepatnya* aku googling tentang renungan harian kristen dan i got this message tentang betapa pentingnya kita menjaga arti sebuah "kepercayaan", betapa sangat berharganya arti kepercayaan yang diberikan orang lain kepada kita dan masalahnya adalah betapa sulit kita mempercayai orang sekarang ini. bahkan ibaratnya, jauh lebih susah mencari orang yang bisa dipercaya daripada mencari orang yang tidak bisa dipercaya. mencari orang yang bisa dipercaya sama sulitnya dengan menjaga kepercayaan itu sendiri.
I think, kepercayaan itu sama dengan kekudusan, sesuatu yang sangat sakral. kepercayaan menjadi layaknya barang langka. oleh karena itu, kehadirannya sangat berharga.
kepercayaan = kekudusan. what the mean ? 

Jika berbicara tentang kekudusan, tentu yang terlintas dipikiran kita adalah &quo…